Apakah double tape bisa untuk tembok? Jawabannya tergantung berbagai faktor karena tidak semua jenis double tape cocok untuk kebutuhan tersebut. Produk yang digunakan untuk mounting memiliki karakteristik adhesive yang berbeda dari double tape untuk stationery atau aplikasi ringan.
Keberhasilan pemasangan juga dipengaruhi oleh kondisi tembok, lapisan cat, berat benda, luas bidang yang ditempel, dan karakteristik tape. Oleh karena itu, pemilihan double tape untuk tembok sebaiknya tidak hanya berdasarkan seberapa lengket permukaannya. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Apakah Double Tape Bisa untuk Tembok?
Bisa, selama jenis double tape tersebut memang dirancang untuk mounting dan permukaannya sesuai. Beberapa produk double sided mounting tape memang dibuat untuk digunakan pada permukaan seperti dinding bercat, kayu, logam, kaca, ubin, dan material tertentu lainnya.
Namun, istilah double tape sendiri mencakup banyak produk dengan fungsi berbeda. Double tape tipis untuk kebutuhan stationery, laminasi, penyambungan material, atau aplikasi ringan tidak bisa langsung disamakan dengan mounting tape yang dirancang untuk menahan benda pada permukaan.
Beban yang harus ditahan juga menjadi pertimbangan penting. Kapasitas mounting berbeda antara satu produk dan produk lainnya. Bahkan pada produk yang sama, jumlah tape dan luas bidang kontak dapat memengaruhi kemampuan menahan beban. Oleh karena itu, tidak ada satu ukuran kekuatan yang dapat digunakan sebagai patokan untuk seluruh jenis double tape.
Untuk benda yang berat atau dapat menyebabkan cedera jika terlepas, penggunaan double tape harus mengikuti spesifikasi produk. Jangan menentukan kemampuan menahan beban hanya berdasarkan ketebalan atau rasa lengket tape.
Baca juga: Apa Saja Fungsi Double Sided Tape untuk Berbagai Kebutuhan Industri dan Sehari-Hari?
Jenis Double Tape yang Cocok untuk Tembok
Dari banyaknya jenis double sided tape, terdapat beberapa di antaranya yang sangat cocok digunakan untuk tembok. Berikut penjelasannya!
1. Double Sided Foam Tape

Double sided foam tape memiliki lapisan busa di antara lapisan adhesive. Struktur tersebut dapat membantu tape menyesuaikan diri dengan permukaan dan umum digunakan pada berbagai aplikasi mounting.
Beberapa produk foam mounting tape memang ditujukan untuk dinding bercat dan permukaan interior yang halus. Penggunaannya dapat mencakup benda dekoratif, papan, aksesori, atau komponen tertentu sesuai kapasitas produk.
Meski begitu, foam tape tidak otomatis cocok untuk semua tembok. Ketebalan, jenis adhesive, konstruksi tape, dan spesifikasi setiap produk dapat berbeda. Permukaan yang tidak stabil atau terlalu kasar juga dapat mengurangi hasil pemasangan.
2. Acrylic Mounting Tape

Acrylic mounting tape menggunakan adhesive berbasis acrylic dan tersedia untuk berbagai kebutuhan aplikasi. Beberapa produk dengan konstruksi acrylic foam dirancang untuk menghasilkan ikatan kuat pada material tertentu.
Jenis ini dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan mounting yang membutuhkan daya rekat tinggi, tetapi istilah acrylic saja tidak cukup untuk menentukan kecocokannya dengan tembok. Tetap perlu melihat fungsi produk, permukaan yang direkomendasikan, kondisi lingkungan, dan kemampuan menahan beban.
3. Double Tape Tipis

Double tape tipis dapat digunakan untuk aplikasi tertentu, tetapi tidak selalu ditujukan untuk memasang benda pada tembok. Jenis tape seperti ini lebih tepat dipilih berdasarkan fungsi dan spesifikasi aplikasinya, bukan hanya karena sama-sama memiliki dua sisi perekat.
Jadi, jika kebutuhan utamanya adalah menempelkan benda ke dinding, mounting tape lebih relevan dibanding memilih double tape secara umum.
Baca juga: Bagaimana Cara Menggunakan Double Tape dengan Benar?
Apa yang Menentukan Double Tape Bisa Menempel di Tembok?
Jenis tape memang penting, tetapi kondisi pemasangan juga menentukan hasil akhirnya. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan meliputi:
Permukaan tembok: Permukaan yang halus, rata, bersih, dan kering umumnya lebih mendukung pembentukan ikatan adhesive. Beberapa mounting tape secara khusus mensyaratkan permukaan dengan kondisi tersebut.
Lapisan cat: Pada tembok bercat, adhesive menempel pada lapisan permukaan tersebut. Jika cat sudah mengelupas atau tidak melekat kuat, benda yang ditempel dapat ikut terlepas bersama lapisan cat.
Tekstur dinding: Tembok dengan permukaan sangat kasar atau tidak rata dapat membuat kontak adhesive tidak merata. Oleh karena itu, produk yang direkomendasikan untuk permukaan halus belum tentu memberikan hasil yang sama pada dinding bertekstur.
Berat benda: Semakin besar beban yang dipasang, semakin penting menggunakan tape dengan kapasitas mounting yang sesuai. Kapasitas tidak dapat disamaratakan pada semua jenis double tape.
Luas bidang kontak: Adhesive membutuhkan area kontak yang memadai. Produk tertentu bahkan menetapkan panjang atau jumlah tape berdasarkan berat benda yang akan dipasang.
Suhu dan kelembapan: Kondisi lingkungan dapat memengaruhi performa adhesive. Mounting tape untuk penggunaan dalam ruangan, misalnya, dapat memiliki batas suhu dan kondisi pemakaian tertentu.
Jenis permukaan khusus: Wallpaper dan permukaan dekoratif yang sensitif perlu mendapat perhatian khusus. Mounting tape permanen tertentu tidak direkomendasikan pada permukaan seperti ini karena dapat menyebabkan kerusakan ketika dilepas.
Dengan demikian, tembok yang bersih dan halus memang lebih mendukung penggunaan double tape, tetapi kondisi tersebut tetap harus dipadukan dengan tape yang sesuai. Tidak tepat jika semua jenis dinding dianggap memiliki daya rekat yang sama.
Baca juga: Apakah Tape ini sama dengan Masking Tape?
Apakah Double Tape Bisa Merusak Cat Tembok?
Bisa, terutama jika menggunakan adhesive permanen atau kondisi catnya tidak kuat. Risiko ini perlu diperhatikan karena yang terlepas saat tape dicabut bukan selalu adhesive-nya saja, tetapi bisa juga lapisan cat atau bagian permukaan dinding.
Mounting tape permanen dapat memiliki daya rekat yang cukup kuat sehingga pelepasannya berpotensi merusak permukaan tertentu. Beberapa produk bahkan secara khusus memberikan peringatan bahwa adhesive permanen dapat menyebabkan kerusakan ketika dilepas dan tidak direkomendasikan untuk wallpaper atau permukaan yang sensitif.
Jika benda hanya perlu dipasang sementara dan permukaan harus tetap terjaga, tersedia jenis double tape yang memang dirancang untuk aplikasi yang dapat dilepas. Produk seperti ini memiliki karakteristik berbeda dari mounting tape permanen dan ditujukan untuk mengurangi risiko residu atau kerusakan pada permukaan yang sesuai.
Oleh karena itu, sebelum memasang double tape pada tembok, tentukan terlebih dahulu apakah pemasangannya sementara atau permanen. Untuk permukaan yang baru dicat, mudah terkelupas, bertekstur, atau memiliki lapisan dekoratif, pemilihan adhesive perlu dilakukan lebih hati-hati.
Baca juga: Beberapa Adhesive Tape lainnya yang juga Bermanfaat
Double Sided Tape untuk Berbagai Kebutuhan dari PT Azas Cahaya Utama
PT Azas Cahaya Utama menyediakan berbagai jenis double sided tape untuk beragam kebutuhan aplikasi. Pilihan produk dapat disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan, termasuk kebutuhan spesifikasi tertentu yang dapat dicustom. Produk tersedia dengan harga terjangkau dan dapat diperoleh langsung dari pabrik.
Pengiriman dapat dilakukan ke seluruh Indonesia dengan pengemasan yang aman. Untuk pembelian dalam jumlah partai, tersedia harga khusus. Konsultasikan kebutuhan double sided tape, spesifikasi, dan opsi custom dengan PT Azas Cahaya Utama untuk mendapatkan produk yang sesuai.



