Cara menggunakan double tape yang benar perlu memperhatikan kondisi permukaan, cara pemasangan, tekanan, hingga waktu bonding. Double sided tape memiliki adhesive pada kedua sisi sehingga dapat menyatukan dua permukaan tanpa menggunakan paku, sekrup, atau perekat cair. Namun, daya rekat yang dihasilkan tidak hanya ditentukan oleh jenis tape, melainkan juga oleh material dan kondisi permukaan yang direkatkan.
Pemasangan yang kurang tepat dapat membuat tape mudah terangkat, bergeser, atau tidak mampu menahan beban sesuai kebutuhan. Oleh karena itu, proses penggunaannya perlu dilakukan secara bertahap agar adhesive dapat berkontak dengan permukaan secara optimal. Berikut cara menggunakan double tape yang dapat diterapkan untuk berbagai kebutuhan dengan tetap menyesuaikan petunjuk teknis produk yang digunakan.
Persiapan Sebelum Menggunakan Double Tape
Persiapan permukaan menjadi tahap penting sebelum double sided tape ditempelkan. Permukaan yang bersih, kering, dan memiliki kondisi yang sesuai akan membantu adhesive membentuk kontak yang lebih baik. Beberapa hal yang perlu dilakukan antara lain:
Bersihkan permukaan terlebih dahulu. Hilangkan debu, minyak, grease, sisa bahan pembersih, dan kotoran lain yang dapat mengganggu kontak adhesive dengan substrat. Metode pembersihan harus disesuaikan dengan material permukaan. Pada material tertentu, pembersih berbasis isopropil alkohol dapat digunakan, tetapi kompatibilitasnya tetap perlu diperhatikan.
Pastikan permukaan benar-benar kering. Jangan langsung memasang tape ketika permukaan masih menyisakan air atau cairan pembersih. Kondisi permukaan yang bersih dan kering membantu adhesive mendapatkan kontak yang lebih optimal.
Periksa karakter permukaan. Material yang berpori, kasar, memiliki coating tertentu, atau memiliki komponen yang dapat bermigrasi mungkin membutuhkan perlakuan tambahan sebelum bonding. Tidak semua permukaan dapat diperlakukan dengan cara yang sama sebelum memasang double tape.
Tentukan area pemasangan. Ukur dan tandai posisi sebelum liner dilepas. Langkah ini membantu menghindari kesalahan posisi yang dapat membuat tape harus dilepas dan dipasang kembali.
Pertimbangkan kondisi penggunaan. Material, ukuran bidang bonding, beban, suhu, kelembapan, getaran, serta karakter permukaan perlu diperhatikan karena semuanya dapat memengaruhi performa sambungan.
Baca juga: Fungsi Lengkap Double Tape
Cara Menggunakan Double Tape dengan Benar
Setelah permukaan siap, double sided tape dapat dipasang secara bertahap. Prinsip utamanya adalah membuat adhesive mendapatkan kontak yang merata dengan kedua permukaan tanpa terkontaminasi atau mengalami tekanan yang tidak sesuai.
1. Potong Double Tape Sesuai Kebutuhan

Potong double sided tape sesuai panjang dan bentuk area yang akan direkatkan. Ukuran tape perlu disesuaikan dengan kebutuhan bonding, bukan sekadar dibuat sekecil mungkin untuk menghemat material.
Untuk benda dengan bidang yang cukup luas, distribusi tape juga perlu diperhatikan. Penempatan yang merata dapat membantu membagi gaya pada area bonding sehingga sambungan tidak hanya bertumpu pada satu titik.
2. Tempelkan Tape pada Permukaan Pertama

Lepaskan salah satu liner pelindung, kemudian posisikan sisi adhesive pada permukaan pertama. Tempelkan secara perlahan dan terkontrol agar tape tidak bergeser dari area yang sudah ditentukan.
Hindari menarik atau meregangkan tape secara tidak perlu ketika memasangnya. Beberapa jenis tape memiliki karakteristik yang membuat peregangan sebelum pemasangan dapat memengaruhi hasil aplikasi.
3. Berikan Tekanan pada Tape

Setelah tape ditempelkan, tekan seluruh area secara merata menggunakan jari, roller, atau alat penekan yang sesuai. Tujuannya adalah meningkatkan kontak antara adhesive dan permukaan.
Tekanan aplikasi merupakan faktor penting pada pressure-sensitive adhesive karena dapat membantu adhesive mengikuti permukaan dan meningkatkan area kontak. Namun, besarnya tekanan tidak dapat disamaratakan untuk seluruh produk karena setiap tape memiliki karakteristik dan rekomendasi aplikasi yang berbeda.
4. Lepaskan Liner Pelindung

Setelah sisi pertama terpasang dengan baik, lepaskan liner pada sisi lainnya. Lakukan secara hati-hati dan hindari menyentuh permukaan adhesive secara berlebihan.
Minyak dari tangan, debu, atau kontaminan lain dapat menurunkan kualitas kontak adhesive. Oleh karena itu, semakin sedikit permukaan adhesive terekspos sebelum proses penyatuan, semakin mudah menjaga kebersihannya.
5. Satukan Permukaan Kedua

Posisikan permukaan kedua sesuai tanda atau posisi yang telah ditentukan. Setelah tepat, satukan dengan adhesive secara perlahan sampai seluruh area bonding mendapatkan kontak.
Usahakan tidak terbentuk bagian yang menggelembung, terlipat, atau memiliki area yang tidak bersentuhan. Pada aplikasi tertentu, pemasangan dari satu sisi menuju sisi lainnya dapat membantu mengurangi kemungkinan terbentuknya kantong udara.
6. Tekan Kembali Setelah Kedua Permukaan Bertemu

Setelah kedua permukaan menyatu, berikan tekanan kembali pada area bonding secara merata. Tekanan akhir membantu adhesive melakukan kontak yang lebih baik dengan substrat.
Untuk aplikasi tertentu, produsen dapat menentukan tekanan atau metode aplikasi khusus. Oleh karena itu, angka tekanan dari satu jenis tape sebaiknya tidak digunakan sebagai patokan universal untuk semua double sided tape.
7. Berikan Waktu sebelum Sambungan Menerima Beban Penuh

Jangan langsung memberikan beban penuh setelah tape ditempelkan. Pada pressure-sensitive adhesive tertentu, daya rekat akan meningkat secara bertahap setelah aplikasi karena adhesive semakin membasahi dan menyesuaikan diri dengan permukaan.
Sebagai gambaran, beberapa sistem adhesive dapat mencapai sebagian besar daya rekatnya setelah beberapa jam dan terus berkembang hingga sekitar 72 jam pada kondisi tertentu. Namun, waktu aktual sangat bergantung pada jenis tape, substrat, suhu, tekanan, dan kondisi aplikasi. Oleh karena itu, gunakan waktu bonding yang direkomendasikan untuk produk yang dipakai.
Baca juga: Jenis Double Tape
Cara Menjaga Double Sided Tape agar Aman dan Awet
Setelah memahami cara menggunakan double tape, kondisi penggunaan perlu diperhatikan agar sambungan tetap bekerja dengan baik. Daya tahan double sided tape dapat dipengaruhi oleh beban, lingkungan, pergerakan material, dan cara penyimpanannya.
Sesuaikan tape dengan beban yang ditahan. Jangan menganggap seluruh double sided tape memiliki kemampuan menahan beban yang sama. Aplikasi ringan, perakitan komponen, dan kebutuhan dengan beban lebih tinggi dapat membutuhkan karakter adhesive atau konstruksi tape yang berbeda.
Perhatikan arah dan jenis beban. Sambungan dapat menerima gaya tarik, geser, kupas, atau kombinasi beberapa gaya. Oleh karena itu, desain bidang bonding sebaiknya mempertimbangkan bagaimana gaya bekerja pada sambungan, bukan hanya melihat berat benda yang direkatkan.
Pertimbangkan perubahan suhu. Suhu lingkungan dapat memengaruhi perilaku adhesive dan material yang direkatkan. Jika tape digunakan pada lingkungan dengan perubahan suhu tinggi, pilih produk yang memang memiliki karakteristik sesuai kondisi tersebut.
Jaga sambungan dari kelembapan yang tidak sesuai. Kondisi lembap atau paparan air dapat memengaruhi durability pada aplikasi tertentu, terutama ketika material atau adhesive tidak dirancang untuk kondisi tersebut. Kebutuhan terhadap ketahanan lingkungan harus dipertimbangkan sejak pemilihan tape.
Hindari pergerakan berlebihan pada area bonding. Jika material terus mengalami getaran, lenturan, atau perubahan posisi, gaya tambahan dapat diteruskan ke sambungan. Untuk kondisi seperti ini, pemilihan tape perlu mempertimbangkan fleksibilitas dan karakter material yang direkatkan.
Simpan tape sesuai kondisi yang dianjurkan. Double sided tape yang belum digunakan sebaiknya tetap terlindungi dari kondisi lingkungan yang dapat memengaruhi adhesive. Suhu, kelembapan, kemasan, dan masa simpan dapat berbeda menurut produk, sehingga penyimpanan sebaiknya mengikuti ketentuan yang diberikan untuk tape tersebut.
Dengan demikian, menjaga double sided tape tetap awet tidak cukup hanya dengan menekan tape lebih kuat. Jenis tape, desain sambungan, kondisi lingkungan, dan cara material menerima beban sama-sama perlu diperhitungkan.
Baca juga: Cara Mengecat Permukaan dengan Adhesive Tape
Pilih Double Sided Tape Sesuai Kebutuhan
PT Azas Cahaya Utama menyediakan berbagai jenis double sided tape untuk kebutuhan aplikasi yang beragam. Pemilihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan sehingga tape yang digunakan tidak hanya mudah dipasang, tetapi juga memiliki karakteristik yang sesuai dengan kondisi bonding.
Kami melayani pengiriman double sided tape ke seluruh Indonesia dengan aman. Untuk kebutuhan pembelian dalam jumlah partai, tersedia harga khusus yang dapat disesuaikan dengan volume pesanan. Hubungi PT Azas Cahaya Utama untuk mendapatkan informasi mengenai pilihan double sided tape sesuai kebutuhan Anda.



